"Ada SMS masuk, kami tidak kenal nomor pengirimnya," kata Satria Pamungkas ayah korban.
Ada dua SMS yang dikirim menjelang tengah malam. Yang pertama bertulis 'Saya adalah orang yang mungkin pernah hancur karena keluargamu, putri ibu aman jangan kuatir, besok pagi saya hubungi lagi'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
'Saya hanya jalankan perintah dan saya butuh uang tebusan sekali lagi jika putri ibu ingin dalam keadaan aman jangan libatkan kepolisian sekarang putri ibu'.
"SMS masuk ke Hp istri saya. Tidak mengatakan berapa nominal tebusan. Tetapi mengatakan sedang butuh uang dan hanya menjalankan perintah," beber bapak dua anak ini.
Satria sendiri berharap segera ada kepastian mengenai keberadaan putri bungsunya tersebut. "Belum ada lagi SMS masuk hari ini," tutur dia.
Pelaku penculikan diketahui berjumlah dua orang, mengendarai mobil Nissan March dengan nomor kendaraan wilayah Malang. "Kami masih lakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi serta keluarga korban," tegas Kasatreskrim Polres Malang AKP Adam Purbantoro terpisah. (rvk/rvk)











































