Begini Penjelasan Penculikan Sabita Versi Ayahnya

Begini Penjelasan Penculikan Sabita Versi Ayahnya

Muhammad Aminudin - detikNews
Minggu, 23 Okt 2016 16:49 WIB
Begini Penjelasan Penculikan Sabita Versi Ayahnya
Foto: Rumah orang tua/ M Amunuddin
Jakarta - Siapa penculik Sabita Mahfudia Lailia bocah berusia 3,5 tahun asal Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, belum diketahui jelas identitasnya.

Namun pelaku diketahui berjumlah dua orang ini datang berdalih untuk mengantar pupuk di rumah orang tua korban. Selama ini keluarga korban memang dikenal sebagai pengusaha bidang pertanian di wilayah Poncokusumo.

"Pelaku datang dua orang, ditemui pembantu saya (Kuma'iyah), dikatakan datang untuk mengantar pupuk dan meminta tempat untuk meletakkannya," ungkap Satria Pamungkas ayah korban ditemui wartawan di kediamannya, Minggu (23/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilanjutkan, ketika sudah diberitahu lokasi tempat meletakkan pupuk. Salah satu pelaku meminta air putih kepada pembantunya. Di saat itulah, korban langsung dibekap dan dipukuli dari belakang.

"Karena teriak, mulutnya kemudian dilakban. Sedangkan pelaku lain mengambil anak saya tengah tidur di depan televisi (ruang tengah)," terang Satria.

Dikatakan, pada saat kejadian dirinya tidak berada di rumah, begitu juga istrinya Yuyun Maulidyah. Karena di jam-jam tersebut posisinya tengah di berada di tempat usahanya (pasar). "Di jam segitu, saya di pasar. Jadi di rumah hanya ada anak saya dan pembantu," kata bapak dua anak ini.

Menurut dia, para pelaku bergerak dengan cepat, sehingga tidak diketahui aksi kejahatannya. Para tetangga hanya mengetahui ada kendaraan Nissan MARCH warna abu-abu yang mendatangi kediamannya saat kejadian.

"Kata tetangga hanya mobil itu (Nissan March)," beber dia.

Satria sendiri mengaku tidak mengenal kendaraan yang digunakan korban. Dan selama ini dirinya mengaku tidak memiliki masalah dengan siapapun.

"Kata pembantu masker yang digunakan pelaku sempat dibuka, tetapi karena jaraknya cukup jauh. Jadi tidak mengenal betul ciri-ciri dari pelaku," ujar Satria.

Kini pihaknya menyerahkan kepada aparat kepolisian untuk mengungkap siapa pelaku dan segera menemukan keberadaan putri bungsunya. (rvk/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini