"Sekarang kita banyak konsentrasi di luar Jawa. Tapi di Banten sekarang akan dibangun Tol Serang-Patimbang...," kata Jokowi di Kampus Al Khairiyah, Cilegon, Banten, Sabtu (22/10/2016).
"Panimbang, Pak," tanggap para hadirin kemudian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Presiden Jokowi berpidato dalam acara pembukaan Muktamar ke-9 Al Khairiyah (Bagus Prihantoro/detikcom) |
"Panimbang? Iya kalau begitu Serang-Panimbang. Kemarin juga saya ke Papua, di sana saya menyebut kota Yakuhimo, lalu diteriaki, 'Pak, salah, yang betul Yahukimo', ya sudah saya beneri. Masa Presiden enggak boleh salah? Presiden kan manusia biasa," tutur Jokowi bernada santai yang kemudian disambut tawa.
Dia lalu menambahkan, pembangunan jembatan di Banten juga harus dilakukan. Tanpa jembatan, ongkos transportasi bisa lebih mahal.
Foto: Presiden Jokowi berpidato dalam acara pembukaan Muktamar ke-9 Al Khairiyah (Bagus Prihantoro/detikcom) |
Tol Trans-Sumatera juga akan dikebut pembangunannya. Selain itu juga akan ada pembangunan Tol Manado serta Tol Balikpapan.
"Kemudian pangan, irigasi terutama, betul-betul kita kerjakan habis-habisan," pungkas Jokowi.
Jokowi didampingi oleh Mensesneg Pratikno dan Gubernur Banten Rano Karno dalam acara ini. Kedatangannya ini bertepatan dengan Hari Santri Nasional. Pada saat kampanye Pilpres 2014 Jokowi juga berkunjung ke sekolah terpadu berbasis Islam ini. (bag/hri)












































Foto: Presiden Jokowi berpidato dalam acara pembukaan Muktamar ke-9 Al Khairiyah (Bagus Prihantoro/detikcom)
Foto: Presiden Jokowi berpidato dalam acara pembukaan Muktamar ke-9 Al Khairiyah (Bagus Prihantoro/detikcom)