"Saya pikir kepuasan publik, semua mengakui meningkat. Kalau ada pilpres sekarang, Jokowi pasti menang. Tetapi juga ada yang tidak puas, itu normal," kata Ara dalam Diskusi Polemik SindoTrijaya 2 tahun Jokowi-JK 'Kerja - Citra - Drama' di Warung Daun, Jl. Cikini Raya No. 26, Jakarta Pusat, Sabtu, (22/10/2016).
Kepuasan itu dinilai Ara dari indeks pertumbuhan ekonomi yang baik, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan hubungan antarlembaga berjalan dengan baik. Hal itu dikatakan Ara dapat dibuktikan berdasarkan hasil di beberapa lembaga survei. Tetapi dia juga mengakui bahwa kabinet yang sekarang memang masih cenderung 'gemuk'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kilas balik pada situasi politik saat Pilpres 2014, Ara melihat situasi politik sekarang sudah stabil. Hal ini berbeda saat 1 tahun pertama kepemimpinan Jokowi-JK.
"Pasca pilpres sangat keras, pertarungan di DPR juga terjadi antara KMP dan KIH. Alat kelengkapan DPR dikuasai KMP. Tetapi setahun belakangan situasi sudah stabil," katanya.
Ara sempat menyinggung hubungan antara Jokowi dengan Prabowo dinilai buruk oleh beberapa orang pasca Pilpres. Namun Ara meyakinkan hubungan antara mereka sekarang sudah baik dan saling menghormati.
"Hubungan Presiden dengan Pak Prabowo sangat saling menghormati. Saya pikir ini tradisi yang bagus, saya yakin 2019 jika mereka masih bersaing ya tidak masalah," tutupnya. (tor/tor)











































