Mengintip Serunya Persiapan Kampanye Ahok, Agus dan Anies

Mengintip Serunya Persiapan Kampanye Ahok, Agus dan Anies

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Sabtu, 22 Okt 2016 11:21 WIB
Mengintip Serunya Persiapan Kampanye Ahok, Agus dan Anies
Foto: dok. Istimewa
Jakarta - Kampanye Pilkada DKI Jakarta bakal digelar pada 28 Oktober hingga 11 Februari 2016. Bakal cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Agus Harimurti Yudhoyono dan Anies Baswedan punya cara menarik mendulang suara warga Ibu Kota, ini persiapan mereka:

Masa kampanye akan berlangsung selama tiga bulan lebih mulai dari 28 Oktober hingga 11 Februari 2017. KPU bahkan akan menggelar deklarasi kampanye damai antar cagub dan cawagub pada 29 Oktober mendatang. Cagub dan cawagub juga akan meneken prasasti untuk siap menang dan kalah, serta mewujudkan Jakarta yang damai.

Menyambut kampanye itu, para cagub dan cawagub serta timsesnya telah menyusun strategi pemenangan Pilkada DKI Jakarta. Ahok mengaku akan membeli mobil bekas yang bakal dipakainya untuk blusukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus lebih fokus mempersolidkan tim pemenangannya untuk mensosialisasikan programnya membangun Jakarta. Sedangkan Anies lebih memilih untuk menginisiasi sebuah gerakan yang akan menggerakkan banyak massa.


Berikut persiapan Ahok, Agus dan Anis:

Ahok-Djarot Blusukan Naik Mobil Bekas dan Stand Up Comedy

Foto: Ilustrasi oleh : Edi Wahyono/detikcom
Ahok telah melakukan persiapan menyambut masa kampanye, salah satunya membeli mobil bekas.

Sebagai bakal cagub petahana, selama masa kampanye pada 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017 nanti, Ahok harus meninggalkan fasilitas dinas yang selama ini ia gunakan sebagai gubernur.

Ahok mengaku, ia bakal membeli mobil bekas untuk menunjangnya berpergian ke berbagai tempat selama kampanye.

"Persiapan saya (untuk kampanye) beli mobil bekas supaya ada mobil bisa jalan-jalan," ujar Ahok di RPTRA Akasia, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (21/10/2016).

Sedangkan bakal cawagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berjanji akan mengoptimalkan waktu kampanye untuk blusukan bertemu warga.

"Banyak (agenda). Terutama akan ketemu sama banyak warga. Kan ada tim kampanye yang mengatur jadwalnya. Paling saya banyak blusukan," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2016).

Pasangan Ahok-Djarot akan diatur dalam 2 tim yang berbeda untuk melakukan kampanye. "Iya kayaknya (ada dua tim)," ujar Ahok beberapa waktu lalu.

Sama dengan Djarot, sejumlah agenda telah menanti Ahok di masa kampanye. Ahok bahkan menyebut akan menjadi pembicara dan stand up komedian dengan bayaran puluhan juta.

Agus-Sylvi Solidkan Tim dan Dukungan Netizen

Foto: Elza Astari Retaduari/detikcom
Bakal cagub DKI Jakarta Agus Yudhoyono juga membagi cerita tentang persiapannya menjelang masa kampanye.

"Saya dan Bu Sylvi fokus mempersolid tim pemenangan untuk pada masanya melakukan kampanye ke seluruh lini dan terus memperkenalkan visi misi dan program Agus-Sylvi," kata Agus seusai deklarasi Banteng Jakarta Raya (Bajra) di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2016).

Sedangkan cawagub DKI Sylviana Murni punya strategi lain. "Jalan kaki," kata Sylviana sambil tersenyum saat ditanya soal persiapannya menghadapi kampanye di Balai Budaya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/10/2016).

Tidak hanya itu, Agus sebelumnya menyebut dukungan dari netizen dan media sosial sangat penting. Karena menurut Agus 70 persen masyarakat Jakarta bisa mengakses media sosial.

Lewat media sosial, Agus menegaskan program visi misi untuk Jakarta bisa tersebar dengan cepat. "Tentu ini jadi media baik dan saya sangat senang dan apresiasi teman-teman dari Jempol Rakyat termasuk komunitas netizen lainnya yang berupaya untuk dedikasikan waktunya dan juga bantu kami semakin perkenalkan diri termasuk program ke depan," tutur Agus Yudhoyono.

Selain itu, tim sukses Agus dan Sylvi juga punya cara tersendiri untuk meraup suara warga Jakarta.

Politikus PPP Abraham 'Lulung' Lunggana telah menyiapkan 'Gerbang Monas'. "Oh iya jelas (ada relawan untuk Agus-Sylvi). Saya punya relawan namanya Gerbang Monas," kata Lulung saat menemani Agus Yudhoyono di Masjid Luar Batang, Jakarta Utara, Jumat (21/10/2016).

Anies-Sandi Gerakan Massa dan Koin

Foto: Dikhy Sasra
Bakal cagub Anies Baswedan lebih memilih untuk menginisiasi sebuah gerakan yang akan menggerakkan banyak massa.

"Nanti kita akan buat sebuah gerakan, kita tampilkan pesan tentang ini adalah gerakan bersama. Ini adalah ikhtiar bersama bukan untuk dua orang saja," tegasnya.

Anies mengatakan bahwa dengan adanya pendopo ini akan semakin mengokohkan kesolidan relawannya. Dirinya mengklaim bahwa sudah mempunyai lebih dari 200 posko relawan di seluruh Jakarta.

Gerakan pengumpulan koin ini bertujuan untuk mengumpulkan dana dari para relawan dan pendukung untuk menyukseskan kampanye pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra itu.

Koordinator Sahabat Anies-Sandi, Anggawira mengatakan pihaknya tidak mematok besarnya sumbangan. Rencananya dalam waktu dekat mereka akan mengumpulkan para pendukung Anies-Sandi dari seluruh daerah di Jakarta dan memulai gerakan pengumpulan koin ini.
Halaman 2 dari 4
(aan/tor)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads