Informasi dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 13.00 WIB, Jumat (21/10) saat itu korban tengah berdiri tak jauh dari papan mading yang hanya berjarak sekitar 5 meter dari ruang guru. Tiba-tiba, papan beserta atap yang terbuat dari bambu jatuh dan menimpa korban.
"Pas kejadian saya sedang berada di pos, siswa ramai teriak-teriak katanya ada anak ketimpa mading. Pas saya ke lokasi anak itu tergeletak tak sadarkan diri, saya langsung minta bantuan guru olahraga untuk mengangkat korban dan membawanya ke rumah sakit," tutur Yeyen Saepudin, Satpam SDI Fathia kepada wartawan, Jumat (21/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aparat kepolisian dari Polsek Cibereum berdatangan ke lokasi tak lama setelah kejadian. Aparat langsung memasang garis polisi di sekitar tempat ambruknya papan mading.
"Penyebabnya masih kita selidiki, kita masih memintai keterangan dari saksi-saksi," singkat Kapolsek Cibereum AKP Kuslin di lokasi kejadian.
Pantauan detikcom, papan mading tersebut memang terbuat dari kayu keras. Sementara tiang penyangga dan atap terbuat dari bambu. Sudah terlihat bulatan bambu yang keropos. (jor/jor)










































