"Kita berkumpul di sini bukan sekedar menutup hari kerja. Karena kita akan memastikan perubahan di Jakarta bukan di angan-angan. Perubahan tidak muncul dengan kata-kata. Kita harus berjuang agar Jakarta 15 Februari nanti berubah total. Ini bukan soal Anies-Sandi. Ini soal bagaimana nasib Jakata," ujar Anies di Pendopo Relawan Anies Sandi di Common House, Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Jumat (21/10/2016).
Foto: Fida/detikcomAnies Baswedan di Posko Relawan |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada banyak (posko relawan), sudah ada lebih 200 mungkin. Angka itu akan bertambah terus," ujar Anies.
Sementara itu, inisiator relawan Anies-Sandi M. Chozin mengatakan bahwa dengan adanya pendopo ini akan bermanfaat bagi relawan. Nantinya pendopo ini akan digunakan untuk pusat training para relawan sebelum terjun dalam masa kampanye.
"Ini mengumpulkan simpul-simpul relawan yang butuh tempat berkumpul. Nantinya setiap simpul akan mengadakan training untuk pembekalan sebelum kampanye," ujar Chozin.
Foto: Fida/detikcomAnies Baswedan di Posko Relawan |
Chozin menjelaskan bahwa simpul relawan tersebut akan bergerak di arus bawah masyarakat. Dengan program yang menyatukan visi dan misi para relawan.
"Kita saat ini sudah ada 5 angkatan. Trainingnya singkat yang terdiri dari menyatukan visi dan misi, bagaimana etika di lapangan dan menyiapkan saat nanti di TPS saat Pilgub," pungkasnya.
(imk/imk)












































Foto: Fida/detikcom
Foto: Fida/detikcom