"Itu informasi yang lama di antaranya. Jadi dikumpulkan dari beberapa informasi yang dulu-dulu," jawab Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat ditanya tentang daftar intelijen tentang 34 titik potensi serangan teroris.
Hal itu disampaikan Kapolri usai menjenguk Kapolsek Kota Tangerang Kompol Effendi yang dibacok Sultan Aziansyah (22) di RS Siloam Lippo Karawaci, Tangerang, Banten, Jumat (21/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dulu kan memang sudah kita temukan tahun 2015 Desember, 2016 kita melakukan penangkapan-penangkapan, di antaranya ditemukan ada target-target itu, sebagian sudah kita lemahkan," jelas dia.
Sebelumnya seperti diberitakan Australia Plus ABC yang mendapat akses daftar intelijen merinci tempat-tempat yang berpotensi diserang. Ada 34 tempat yang disebutkan dalam daftar ini.
Dari daftar tersebut disebutkan bandara internasional Soekarno-Hatta, Balai Kota Jakarta, Kantor Kedutaan Rusia dan Iran di Jakarta, sekolah internasional Intercultural School di Pondok Indah, serta tempat-tempat turis asing di Bali dan Pantai Senggigi di Lombok.
Daftar dibuat di bulan Juli dan baru diberikan kepada ABC baru-baru ini, sehingga belum ada verifikasi apakah tempat-tempat tersebut masih terancam atau tidak.
Dalam daftar juga tercantum rencana menyerang kantor kepolisian di Solo, dimana awal Juli lalu seorang pengembom bunuh diri meledakkan dan menewaskan dirinya sendiri.
Termasuk dalam daftar ini adalah rencana untuk menyerang masyarakat Timur Tengah di Bogor, markas kepolisian di Jawa Barat, kawasan Menteng Jakarta yang dipenuhi warga asing dan kantor kepolisian Bima. (nwk/fdn)











































