"Memang pernah daftar polisi dua kali, tapi enggak masuk (lolos)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (21/10/2016).
Saat ditanya apakah Sultan melakukan penyerangan karena gagal masuk polisi, Awi tidak bisa memastikannya. "Siapa yang ngomong? Enggak lah," imbuh Awi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sultan merupakan lulusan IT LP3I. Setelah lulus kuliah, Sultan mengikuti kelompok pengajian tertentu. "Sejak ikut pengajian itu dia berubah, menurut keluarganya," kata Awi. (mei/aan)










































