"Sekarang sedang diinvestigasi juga ya. Yang jelas kita dapatkan bahwa itu terinspirasi dari ISIS," kata Suhardi dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (21/10/2016).
Suhardi menuturkan, pihaknya juga akan mendalami ke keluarga Sultan untuk penyelidikan lebih lanjut. Yang jelas, aksi Sultan termasuk kategori lone wolf atau pelaku tunggal sebagaimana aksi yang terjadi di gereja di Medan, Sumatera Utara beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditegaskan apakah Sultan hanya terinspirasi ISIS tapi belum berbaiat ke ISIS, Suhardi menjelaskan akan mendalami lagi konten-konten yang diakses Sultan di internet.
"Gini, itu nanti kita dalami konten-konten apa yang selama ini dia buka, dari situ nanti kita lihat. Yang jelas sudah patut diduga dia terinspirasi ISIS, karena dia bawa striker ISIS, buku-buku juga sudah kita dapatkan," sebutnya.
"Artinya, ini yang terinspirasi dari sosial media, internet. Kemudian dia juga membawa bom pipa, dia belajar membuat bom pipa belajar dari situs-situs itu," urainya. (idh/rna)










































