Elektabilitas Anies Disalip Agus Yudhoyono, Gerindra: Masih Ada Waktu

Panasnya Pilgub DKI

Elektabilitas Anies Disalip Agus Yudhoyono, Gerindra: Masih Ada Waktu

Wisnu Prasetiyo Adi Putra - detikNews
Kamis, 20 Okt 2016 17:40 WIB
Elektabilitas Anies Disalip Agus Yudhoyono, Gerindra: Masih Ada Waktu
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Foto: Dikhy Sasra)
Jakarta - Hasil survei dari Saiful Mujani Research Center (SMRC) memperlihatkan baha elektabilitas bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno ada di peringkat terbawah. Gerindra sebagai salah satu partai pengusung Anies-Sandi tak terlalu memusingkan hasil survei tersebut.

"Survei hanya indikator saja. Yang milih warga Jakarta," kata Waketum Gerindra Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Kamis (20/10/2016).

Fadli mengungkapkan di sisa waktu yang ada, Anies-Sandi dan tim akan bekerja keras. Sosialisasi program kerja akan lebih digencarkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih ada waktu untuk sosialisasi dan kerja politik untuk dapat dukungan dari warga Jakarta," ungkapnya.

Baca Juga: Urutan Terbawah di Survei SMRC, Sandiaga: Ini Jadi Cambuk untuk Kerja

Sebelumnya, SMRC mengadakan survei elektabilitas bakal cagub dan cawagub DKI menjelang penetapan calon. Hasilnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih unggul dan elektabilitas Agus Yudhoyono terus meningkat dan menyalip Anies Baswedan.

"Bila pemilihan dilakukan saat ini, 44,4% warga Jakarta menyatakan akan memilih Ahok sebagai Gubernur DKI. Suara dukungan terhadap Agus Harimurti Yudhoyono baru mencapai 22,3%, atau berselisih tipis dengan dukungan terhadap Anies Baswedan yang baru mencapai 19,9%. Sementara 13,4% lainnya menyatakan tidak tahu atau rahasia," kata Direktur SMRC, Sirojudin Abbas di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2016).

Penelitian dilakukan SMRC pada 1-9 Oktober 2016. Populasi survei adalah warga DKI yang sudah berusia di atas 17 tahun. Dalam survei ini, jumlah sampel acak sebanyak 810 orang yang dipilih secara multistage random sampling. Responden diwawancara secara tatap muka dan margin of error sebesar 3,9% pada tingkat kepercayaan 95%. (wsn/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini