Acara yang berlangsung di Balai Hermina, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (20/10/2016) ini dihadiri oleh sejumlah netizen di DKI. Menurut Ketua Jempol Rakyat Ajeng, dukungan ini diberikan setelah komunitas ini berdiskusi panjang siapa calon di Pilgub DKI yang akan didukung.
"Kami netizen berdiskusi cukup lama sebelum menjatuhkan dukungan kepada pasangan Agus-Sylvi. Kondisi Jakarta saat ini jauh dari harapan rakyat," kata Ajeng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini lanjut Ajeng tontonan di televisi tentang Pemprov DKI lebih kepada penggusuran, banjir dan kemacetan. "Ini jadi momok yang tanpa solusi dari Ahok (Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama). Untuk itu komunitas kami siap mensosialisasikan Agus-Sylvi di medsos," ucap Ajeng.
Foto: Yudhistira Amran Saleh/detikcomAgus Yudhoyono di Komunitas Jempol Rakyat |
Agus Yudhoyono menyebut dukungan dari netizen dan media sosial sangat penting. Karena menurut Agus 70 persen masyarakat Jakarta bisa mengakses media sosial.
"Saya pikir medsos merupakan fasilitas yang penting untuk kampanye politik di Indonesia, khususnya Jakarta. Karena kita tahu 70 persen masyarakat punya akses ke smartphone dan internet sehingga berbagai sosial media platform sangat penting," imbuh putra sulung presiden RI keenam ini.
Lewat media sosial, Agus menegaskan program visi misi untuk Jakarta bisa tersebar dengan cepat. "Tentu ini jadi media baik dan saya sangat senang dan apresiasi teman-teman dari Jempol Rakyat termasuk komunitas netizen lainnya yang berupaya untuk dedikasikan waktunya dan juga bantu kami semakin perkenalkan diri termasuk program ke depan," tutur Agus Yudhoyono. (yds/imk)












































Foto: Yudhistira Amran Saleh/detikcom