Tim Jessica Sebut Barista Kafe Olivier Terima Uang dari Arief untuk Bunuh Mirna

ADVERTISEMENT

Sidang Kasus Pembunuhan Mirna

Tim Jessica Sebut Barista Kafe Olivier Terima Uang dari Arief untuk Bunuh Mirna

Nathania Riris M Tambunan - detikNews
Kamis, 20 Okt 2016 15:21 WIB
Sidang kasus pembunuhan Mirna dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Terdakwa Jessica Kumala Wongso menyampaikan pembelaan terakhirnya sebelum hakim menjatuhkan vonis. Dalam pembelaannya, kuasa hukum Jessica menyebut ada saksi yang melihat suami Mirna, Arief Soemarko bertemu dengan barista Kafe Olivier, Rangga Dwi Saputra sebelum Mirna tewas.

Saksi tersebut bernama Amir Papalia yang disebut pengacara sebagai wartawan Mabes Polri Divisi Hukum. Pengacara Jessica membacakan transkrip percakapan Amir di ruang sidang.

Dalam transkrip perbincangan itu, Amir mengatakan melihat Arief pada tanggal 5 Januari 2016 sekitar pukul empat sore di kawasan Sarinah. Arief di sana bertemu dengan Rangga. Arief memberikan satu buah bungkusan kepada Rangga.

"Saya lihat satu mobil berwarna silver saya lihat ada orang mirip Arief. Di situ ada bungkusan plastik itu kayak uang. Bungkusan itu yang dikasih ke Rangga. Saya lihat dari jarak lima meter," kata Amir dalam transkrip yang dibacakan pengacara Jessica di ruang sidang PN Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Baca Juga: Barista Olivier Akui Pernah Dituduh Terima Rp 140 juta untuk Bunuh Mirna

Dalam transkrip itu, Amir mengatakan saat dia datang ke Kafe Olivier dia sempat melihat Rangga. Dia kemudian sadar ada keterkaitan antara pertemuan Arief dan Rangga dengan kejadian orang minum kopi meninggal di Kafe Olivier tanggal 6 Januari 2016.

Kecuriagaan Amir semakin menjadi saat dia menonton berita di televisi soal kasus kematian Mirna. "Saya lihat tanggal 6 dan 10 Januari," ucapnya.

Amir lalu melapor kepada Pak RT di rumah Jessica. Dia menceritakan apa yang dia lihat di Sarinah waktu itu.

"Saya lapor ke rumah RT Jessica namanya Pak Paulus. Saya bilang itu Rangga yang naro racun. Rangga yang bunuh, saya siap jadi saksi," ucap Amir.

"Yang naro racun itu si Rangga di suruh Arief. Saya itu ada bukti saya siap jadi saksi," tambah Amir.

Selain ke tempat Jessica, Amir juga sempat datang ke Kafe Olivier untuk menanyakan Rangga. Dia ingin memastikan di mana Rangga pada tanggal 5 Januari 2015 pukul 4 sore. Apakah Rangga punya baju kotak-kotak seperti yang dia lihat di kawasan Sarinah itu.

"Saya bisa ketemu pelayan kafe yang bernama Rangga. Saya wartawan. Saya bilang wartawan Mabes, saya tidak bilang polisi. Orang di sana bilang oh dia tidak masuk, padahal dia kabur," kata Amir.

Amir mengklaim sempat melapor ke polisi namun tidak dibuatkan Berita Acara Pemerikasaan (BAP). Dia yakin bahwa Jessica tidak bersalah dan yang menaruh sianida di es kopi Vietnam adalah Rangga atas suruhan Arief.

"Saya berani bilang yang taruh racun adalah Rangga," ucapnya.

Baca Juga: Barista Olivier Dituduh Terima Rp 140 Juta untuk Bunuh Mirna, Ini Kata Polisi (slh/rvk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT