"Pelaku sempat melemparkan dua buah bom pipa ke arah anggota, tetapi tidak meledak," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Irman Sugema kepada detikcom, Kamis (20/10/2016).
Dua buah bom pipa itu, satu dilempar ke pos lalu lintas dan satu lagi di halaman pos.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian pelaku mengeluarkan dua buah bom pipa dari tas ransel yang dibawanya, lalu melemparkannya ke pos," imbuh Irman.
Setelah itu, pelaku menyerang anggota dengan senjata tajam. Empat orang anggota polisi terluka akibat serangan pelaku.
Kapolsek Tangerang Kompol Effendi yang bermaksud mengamankan pelaku, juga mendapat serangan di dadanya. Kapolsek kemudian melepaskan tiga kali tembakan ke arah pelaku yang mengenai perut, paha dan kakinya.
Pelaku sempat dibawa ke RSUD Tangerang. Tetapi kemudian akhirnya meninggal dalam perjalaman ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
(mei/Hbb)











































