Sejak Januari 2016, 17 Ribu Mobil Diderek dan 64 Ribu Dicabut Pentilnya

Sejak Januari 2016, 17 Ribu Mobil Diderek dan 64 Ribu Dicabut Pentilnya

Dhani Irawan - detikNews
Rabu, 19 Okt 2016 07:12 WIB
Sejak Januari 2016, 17 Ribu Mobil Diderek dan 64 Ribu Dicabut Pentilnya
Ilustrasi mobil yang parkir liar digembok petugas (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Jakarta - Beragam jenis penindakan telah dilakukan Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta untuk memerangi parkir liar. Hasilnya cukup signifikan meskipun parkir liar masih saja menjamur.

"Iya berjalan terus (penindakan dan pengembangan sistem IT). Nah tapi kita penindakan jalan terus, sistem IT jalan terus. Tapi kan contoh kita punya titik lokasi 378, yang baru terpasang TPE baru 3, besok kita mau pasang lagi 27, untuk mencapai 378 itu kan lama, tapi yang penting kita sudah mulai," kata Kadishubtrans DKI Jakarta Andri Yansah saat berbincang dengan detikcom, Selasa (18/10/2016) malam.

Dari data yang diberikan Andri, ada 156.574 kendaraan bermotor yang ditindak terhitung sejak 2 Januari 2016 sampai dengan 18 Oktober 2016. Penindakan yang dilakukan bermacam-macam seperti penderekan, cabut pentil, hingga penilangan oleh kepolisian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk penderekan sendiri, ada sekitar 17.785 kendaraan, sedangkan kendaraan yang dicabut pentilnya ada sekitar 64.580 unit. Berbagai tindakan itu dilakukan karena pelanggaran parkir liar.

"Total retribusi sampai dengan 18 Oktober 2016 yaitu Rp 8.923.000.000," ucap Andri.

Namun Andri menyebut bahwa penindakan saja tidak akan cukup untuk memberantas parkir liar. Dia menegaskan bahwa pengembangan sistem IT harus terus dilakukan sejalan dengan penindakan sampai nantinya sistem IT dapat diterapkan secara maksimal dan optimal. (dhn/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini