Dari informasi yang dihimpun, jasad Mak Elom pertama kali ditemukan seorang pencari kodok yang melintas di sekitar kolam di Kampung Babakan Tipar RT 36/02 Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Sukabumi, Jawa Barat, sekitar pukul 21.00 WIB. Pencari kodok itu lalu berteriak meminta tolong hingga membuat warga sekitar berdatangan.
"Katanya ada mayat, saya langsung cek ke belakang rumah. Ternyata benar, ada mayat perempuan mengambang di kolam ikan. Posisinya tengkurep," kata seorang warga bernama Hasan kepada detikcom di lokasi kejadian, Selasa (18/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia dikabarkan hilang sejak 29 September lalu oleh keluarganya, saya langsung memberi tahu keluarganya dan menelepon polisi," tutur Ketua RT 36 bernama Abeng.
Jenazah korban kemudian dievakuasi anggota polisi dan warga. Kondisi jenazah sudah membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap. Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan memilih untuk langsung mengebumikan korban.
"Sudah dipastikan identitasnya oleh keluarga, korban bernama Mak Elom usia 80 - 90 tahunan dan sempat meninggalkan rumah selama lebih dari 2 minggu, kita serahkan jenazah ke keluarga untuk dimandikan dan dikebumikan," kata Babinkabtibmas Desa Cimahi Kecamatan Cantayan Bripka Handra.
Lokasi penemuan mayat sempat dikagetkan dengan teriakan seorang perempuan yang tiba-tiba meracau seperti kesurupan. Warga yang berkerumun di lokasi sempat kaget dan berlarian mendengar teriakan perempuan itu.
Seorang kiai setempat kemudian mendatangi perempuan tak dikenal itu dan membacakan doa. Setelah sekitar 5 menit perempuan itu sadar dan langsung pergi meninggalkan lokasi.
"Mungkin syok lihat mayat lalu kesurupan, bukan warga sini," tutur salah seorang warga. (dhn/dhn)










































