Gerindra Punya Kabinet Bayangan, PAN: Formatnya Seperti Apa?

Gerindra Punya Kabinet Bayangan, PAN: Formatnya Seperti Apa?

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 18 Okt 2016 16:23 WIB
Gerindra Punya Kabinet Bayangan, PAN: Formatnya Seperti Apa?
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Gerindra mengatakan bahwa mereka punya kabinet bayangan yang disiagakan untuk 'menggantikan' kabinet Jokowi-JK jika sewaktu-waktu goyah. Sebagai partai pendukung pemerintah, PAN menghormati keputusan tersebut.

"Intinya kita menghormati keputusan tersebut, kita harus tahu yang dimaksud kabinet bayangan, bentuknya dan formatnya seperti apa. Termasuk pula misi yang diusung seperti apa, program nya juga seperti apa," ujar Sekjen PAN, Eddy Soeparno saat dihubungi, Selasa, (18/10/2016).

Eddy menganalogikan dengan kabinet bayangan di negara Inggris. Dia mencontohkan kabinet bayangan di Inggris berfungsi untuk mengkritisi pemerintahan yang definitif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau di Inggris kan ada bentuk kabinet bayangan. Misal Menlu bayangan mengkritisi Menlu yang di kabinet, apakah mereka mau mengusung format seperti itu? Kan kita juga harus tahu formatnya seperti apa," lanjut Eddy.

Baca Juga: Gerindra Ungkap Cerita Adanya Kabinet Bayangan dan APBN Tandingan

Selama format kabinet bayangan yang dibentuk Gerindra masih belum jelas, Eddy tidak bisa banyak berkomentar. "Tetapi dari PAN sendiri tetap konsisten sebagai partai pendukung pemerintah," tegas Eddy.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono menyatakan pihaknya bersama PKS masih mengusung sikap oposisi. Pihaknya punya kabinet bayangan, berjaga sewaktu-waktu bila pemerintahan tumbang secara konstitusional maupun tidak konstitusional, maka kabinet bayangan bisa mengambil alih pemerintahan.

"Sebagai oposisi, kami juga punya 'shadow cabinet'. Jadi di seluruh dunia, oposisi itu punya kabinet bayangan, karena harus siap mengambil alih baik secara konstitusional maupun tidak, karena kita harus mempersiapkan diri mana tahu kekuasaan itu harus digantikan," Ferry Juliantono dalam diskusi Diklatnas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) IV, di Gedung Panca Gatra Lembaga Ketahanan Nasional, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Sabtu (15/10/2016). (imk/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads