DetikNews
Selasa 18 Oktober 2016, 15:30 WIB

Panasnya Pilgub DKI

Sandiaga: Pak Gubernur Kemarin Mencibir Saya

Aditya Mardiastuti - detikNews
Sandiaga: Pak Gubernur Kemarin Mencibir Saya Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Di depan ratusan ustazah di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, bakal calon wakil gubernur DKI memaparkan program-program yang dia susun bersama bakal Cagub Anies Baswedan. Sebagian masyarakat sudah tahu program tersebut.

Sayang, kata Sandiaga, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencibir program-program tersebut. Meski dicibir sang gubernur yang juga petahana di Pilgub DKI 2017, Sandi berjanji tak akan membalasnya.

"Pak Gubernur kemarin mencibir saya, saya tidak akan membalas tapi kita hadirkan bauran kebijakan," kata Sandiaga di depan ratusan ustazah di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa siang (18/10/2016).

Salah program Sandiaga di bidang ekonomi adalah menggandeng pelaku usaha untuk menjaga pasokan bahan pangan di Jakarta. "Kita sudah punya bauran kebijakan yang memastikan hadirnya pasokan yang kontinyu ke DKI untuk seluruh bahan pokok. Kita sudah dorong kerjasama dengan pemasok luar negeri seperti Kadin, asosiasi pelaku usaha, untuk kerjasama dengan BUMD dan BUMN agar 2017 seluruh pasokan bahan pokok di Jakarta bisa terjamin sehingga tidak ada lagi spekulasi-spekulasi seperti lebaran," kata Sandiaga.

Tak hanya menggandeng para pelaku usaha, Sandi juga akan menyederhanakan lantai distribusi. Dia juga akan mengajak anak muda berpartisipasi dalam membuat aplikasi digital.

"Bukan semata-mata hanya memotong tapi disederhanakan dalam mindset yang terbuka dan berkeadilan. Di sini kita akan menggunakan aplikasi-aplikasi digital terbaru untuk menghadirkan sebuah sistem yang tadinya harga lebih murah di petani menjadi mahal di Jakarta," terang dia.

Suami dari Nur Asia itu juga akan menggandeng pedagang di tingkat pasar hingga pusat distribusi. Harapannya tidak ada ketimpangan harga yang bisa dimainkan oleh spekulan.

"Itu kerjasamanya dengan pedagang pasar, para pusat-pusat distribusi yang besar. Sehingga nanti petani bisa dimakmurkan dan pembeli tidak dirugikan. Itu tetap dengan margin yang menguntungkan itu konsep pembauran kebijakan yang bisa dijabarkan," tambahnya.

Tak hanya membuka kemitraan dengan BUMD, BUMN dan dunia usaha untuk mengatasi persoalan pasokan bahan pangan. Sandi juga memperhatikan pelaku Usaha Kecil Menengah yang selama ini dirasa terpinggirkan.

"Saya akan buka kemitraan secara komprehensif BUMD, BUMN dan dunia usaha disitu ada Kadin, Apkindo karena ini harus dikeroyok dan melibatkan UKM-UKM. Karena UKM terpinggirkan dari segi bahan baku dan sembaku yang selama ini belum terselesaikan," katanya.

Bauran kebijakan tersebut diakui Sandi sebagai langkah efektif untuk meningkatan ekonomi yang akan dilakukan oleh timnya. "Selama ini sudah dilakukan tapi belum efektif. Saya akan akan hadirkan Anies-sandi untuk 2017, kita akan pastikan untuk harga bahan pangan pokok bisa terjangkau untuk rakyat kelas menengah ke bawah," tambahnya.
(ams/erd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed