Acara dibuka oleh Presiden interim Uzbekistan H Em Shaukat Mirziyoyev di Gedung Symposium Tashkent. Menurut Retno, dalam pembukaan, OKI mengapresiasi Indonesia dalam melaksanakan KTT Luar Biasa OKI untuk Palestina beberapa bulan lalu di Jakarta.
"Dalam pembukaan, Indonesia kembali mendapatkan apresiasi atas kontribusi menjadi tuan rumah KTT LB mengenai Palestina, bulan Maret 2016 lalu," kata Retno LP Marsudi melalui sambungan telepon kepada detikcom, Selasa (18/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Retno menambahkan bahwa pendidikan adalah hak setiap orang. Jangan sampai perbedaan gender menjadi penghalang seseorang menerima pendidikan yang layak.
"Perempuan termasuk anak perempuan harus mendptkan hak yang sama dalam pendidikan," ucap Retno LP Marsudi.
Dalam kunjungannya ke KTT OKI di Uzbekistan, Retno didampingi oleh Dirjen Multilateral Hasan Kleib. Retno akan berada di Uzbekistan hingga 19 Oktober 2016. (yds/rvk)











































