Gencarnya razia parkir liar membuat tukang parkir liar sedikit was-was. Bagaimana tidak, lahan parkir liar merupakan objek mereka untuk mencari makan.
"Kan kita kadang kasihan bang sekarang ini banyak ditertibkan, maunya ya kalau ditertibkan, kita diusir ya dikasih kerjaan lain, memang kita mau makan apa?" ujar tukang parkir liar di dekat GI, saat ditemui di lokasi, Selasa (18/10/2016).
Selain untuk cari nafkah, parkir liar ini untuk membantu karyawan-karyawan di lokasi sekitar. Dia kasihan karena karyawan yang parkir di dalam gedung harus merogoh kocek mahal.
"Kalau di gedung kan mahal, di kita cuma Rp 4.000," ucapnya.
Tukang parkir di kawasan Kebon Kacang, juga memiliki pendapat yang sama. Dia minta agar nasibnya diperhatikan oleh pemerintah bila lapaknya ditertibkan.
"Namanya juga hidup susah, makan kan bayar, harus sekolahin anak,ya parkirnya milih yang murah," ucapnya. (rvk/tor)











































