Berpenampilan santai memadukan kemeja putih, celana jins dan blazer hitam, Sophia datang ke RPTRA di Rusun Marunda sekitar pukul 08.26 WIB. Sophia yang mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan Ahok, mengeluhkan cuaca panas. Beberapa kali dia mengelap wajahnya dengan tisu sambil mengibaskan kerah bajunya.
"Iya pertama kalinya. Panas ya di sini. Saya ke pantai sering, tapi ke Marunda baru kali ini," ungkap Sophia di RPTRA Marunda, Selasa (18/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pembangunan itu selain dari atas ke bawah juga dari bawah ke atas, which is kita mulai dari keluarga dulu. Suatu keluarga yang stabil itu sangat penting dalam pembangunan negara. Pendidikan anak itu sangat penting, jadi ini bagus sekali," kata wanita kelahiran Jerman ini.
Sophia tampak setia menemani Ahok berkeliling melihat fasilitas RPTRA Marunda. Ia juga nampak serius mendengarkan saat ada warga yang melaporkan keluhannya kepada Ahok.
(Baca juga: Ahok Puji Sophia Latjuba: Dia Cerdas, Tapi Harus Banyak Tanya ke Saya Soal Isu)
Di RPTRA, keduanya menengok lapangan basket. Namun Sophia menolak ikut bermain basket bersama Ahok yang sedang mencoba sarana olahraga ini. "Enggak bisa main basket," kata Sophia.
Dari lapangan basket, keduanya menengok fasilitas lainnya seperti ruang pengelolaan, perpustakaan dan teater mini.
Kehadiran Ahok-Sophia ini tentu membuat keriuhan warga yang berkerumun. Tak sedikit dari warga yang ingin berfoto ria dengan artis yang juga model tersebut.
Ahok sebelumnya mengatakan, keinginannya agar juru bicara dan tim suksesnya mengenal dirinya. Bagi Ahok, pengenalan akan calon sangat penting agar kampanye soal program yang diusung Ahok bersama Djarot Saiful Hidayat tersampaikan secara efektif ke masyarakat.
"Beliau ingin tahu dan mengenal aku. Supaya bisa tahu pikiran dan tujuan aku," tutur Ahok kepada detikcom, Minggu (16/10) malam.
Agar kampanye nantinya efektif, Ahok mewajibkan Sophia Latjuba dan juru bicara lainnya untuk aktif bertanya. Menurut Ahok tak perlu sungkan bila juru bicara tidak menguasai isu seputar perkotaan atau pun hal-hal yang berkaitan dengan Pilkada DKI. (nkn/fdn)










































