Semprot Sopir Pakai Papper Spray, Begini Aksi Perampok Truk Sepatu

Semprot Sopir Pakai Papper Spray, Begini Aksi Perampok Truk Sepatu

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 18 Okt 2016 02:01 WIB
Semprot Sopir Pakai Papper Spray, Begini Aksi Perampok Truk Sepatu
Foto: Salah satu tersangka (Dok. Istimewa)
Jakarta - Polisi menangkap komplotan perampok truk bermuatan sepatu Adiddas yang menyekap sopir dan sekuriti dalam sebuah peti mati di tanah lapang, Kampung Buaran Timur, Jelupang, Serpong, Tangsel. Selain menodong dengan pistol, para pelaku juga menyemprotkan papper spray ke korban.

"Sekuriti (korban) Sugiarto disemprot papper spray oleh 2 orang. Kemudian kedua korban langsung diikat dan dimasukan ke mobil Avanza milik pelaku," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimun Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan kepada detikcom, Senin (17/10/2016).

Baca juga: Komplotan Perampok Truk Sepatu Adidas Dibekuk, 2 Pelaku Ditembak Mati

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lima orang komplotannya berhasil ditangkap polisi. Dua pelaku di antaranya, Doni Waikman (36) dan Christian Zoeliansyah (20) ditembak mati karena melawan saat dilakukan pengembangan.

Tiga orang pelaku lainnya yakni Deni Handriansyah (33), Pani Sopani (29) dan Anggi alias Ibeng alia Japra (24) yang ditangkap di Jatinangor, Sumedang dan di Gedebage, Bandung, Jawa Barat.

"Tersangka Doni dan Chris terpaksa diberikan tembakan terukur karena pada saat hendak dilakukan pengembangan, kedua tersangka mencoba melawan petugas dan hendak melukai anggota dengan senpinya," imbuhnya.

Adapun peran para tersangka, yaitu Sopani sebagai otak perampokan dan penghubung ke penadah. Sopani juga berperan membawa kontainer korban pada saat kejadian.

"Tersangka Sopani ini mantan sopir di perusahaan ekspedisi, sehingga dia tahu banyak celahnya," imbuh Hendy.
Semprot Sopir Pakai Papper Spray, Begini Aksi Perampok Truk SepatuFoto: Dok. Istimewa

Sementara tersangka Doni merupakan eksekutor yang juga membuang korban ke TKP. Sedangkan tersangka bertugas membawa truk berikut muatan sepatu Adidas ke penadah. "Tersangka Christian juga mengancam korban dengan pisau pada saat itu," katanya.

Tersangka Denni Handriansya bertugas sebagai pilot (sopir mobil Avanza milik pelaku). "Tersangka Denni ini ikut membantu membuang korban," imbuh Hendy.

"Sedangkan tersangka Anggy alias Ibeng alias Japra membawa barang korban dan membawa paper spray yang disemprotkan ke mata kedua korban dan bantu membuang kedua korban. Anggy adalah residivis kasus curat motor," terang Hendy.

Kelimanya ditangkap tim Opsnal Unit 3 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin Kompol Awaludin Amin, pada Sabtu (15/10) dini hari di kawasan Jatinangor dan Rancaekek, Jawa Barat.

Perampokan berawal ketika sopir bernama Ujang ditemani sekuriti bernama Sugiarto hendak mengantar 3500 pasang sepatu Adisas dari Sikabumi ke Cawang, Jaktim beberapa hari laku.

Kedua korban saat itu mengendarai truk Fuso coklat bernopol B 9006 EPA. Sedianya, ribuan pasang sepatu Adidas ini hendak dibawa dari PT Gold Star Indonesia Sukabumi, Jawa Barat ke Cawang, Jaktim.

Sekitar jam 04.00 saat (korban) melintas di jalan layang tol JORR pintu tol Bintaro, mobil dipepet mobil Avanza yang ditunpangi para pelaku. Dua orang pelaku kemudian menyemprotkan papper spray kepada Sugiarto.

"Kemudian supir ditodong dengan menggunakan pistol. Korban sekuriti juga disemprot papper spray oleh 2 orang. Kemudian kedua korban langsung diikat dimasukan ke mobil Toyota Avanza milik pelaku," urai Hendy.

Kedua korban kemudian dibawa berputar-putar. Hingga akhirnya, Sugiarto dimasukkan ke dalam peri mati berbahan alumunium.

Pada pukul 11.45 WIB, kedua korban diturunkan di tanah lapang di Kampung Buaran timur Rt 11/04 Kelurahan Jelupang Kecamatan Serpong utara Tangerang Selatan. Dari para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya airsoft gun berikut magazennya, 1 buah korek berbentuk pistol. (mei/miq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads