"Alhamdulillah sudah mendingan," kata Muaf saat dihubungi detikcom lewat telepon, Senin (17/10/2016).
Trauma masih membayangi Muaf, karena kejadian Minggu (16/10) kemarin bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya Muaf juga pernah mengalami kejadian hampir serupa di kaki kanannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah 2 kali kecelakaan seperti ini. Sebelumnya patah di lutut kaki kanan tapi masih bisa diobati," imbuhnya.
Muaf yang dirawat di RS Premier Jatinegara, belum dikunjungi oleh orang tuanya. Karena orang tua Muaf masih dalam perjalanan dari kampung halamannya di Bojonegoro, Jawa Timur menuju Jakarta. Saat ini Muaf hanya ditemani oleh 2 temannya di rumah sakit.
"Orang tua masih dalam perjalanan dari Bojonegoro," jawabnya singkat.
Dirinya masih belum tahu akan sampai akan dirawat di RS Premier Jatinegara. Namun dirinya sudah sedikit lega, karena seluruh biaya pengobatan sudah ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK). Sudah ada pihak dari Pemprov DKI yang mengunjungi Muaf, namun Muaf mengaku lupa siapa yang mengunjunginya.
"Pihak Pemprov sudah ada yang menjenguk. Tadi ditanya kenapa bisa seperti ini, apa penyebabnya. Tapi saya tidak banyak ngomong karena masih trauma," tutur Muaf. (bis/nwk)











































