Baca juga: Rastoni si 'Manusia Cangkul' Ngontrak Rp 40 Ribu per Bulan, Seperti Apa Wujudnya?
Titik balik kehidupan Rastoni bermula pada 28 September 2016 lalu saat dia bertemu dengan Dewi Rachmayani, seorang warga Bintaro, Tangerang Selatan. Dewi yang terenyuh melihat perjuangan Rastoni kemudian mengunggah cerita kakek asal Brebes, Jawa Tengah, itu ke akun Facebooknya.
"Lagi-lagi dipertemukan dengan orang hebat, yang gigih menyusuri jalanan demi menjemput rezeki-Nya," begitu Dewi mengawali cerita di akun Facebooknya yang dikutip detikcom, Senin (17/10/2016).
Baca juga: Tak Mau Merepotkan Anak, Kakek Ini Terima Jadi 'Manusia Cangkul'
Lima hari sejak Dewi menuliskan kisah tersebut di Facebook, sumbangan untuk Rastoni mulai berdatangan. Ada yang memberi sedekah berupa uang, perlengkapan hingga pekerjaan.
"Ada yang langsung ngasih sedekah ke beliau berupa uang, ada juga yang ajak beliau ke rumah untuk ngerjain sesuatu. Di luar itu, beberapa netizen juga transfer langsung ke saya untuk si Bapak," kata Dewi.
"Reaksi netizen ke Pak Rastoni, sungguh bikin terharu," tambah Dewi.
Kisah Rastoni membuka fakta bahwa media sosial tak selamanya hanya diramaikan oleh hiruk pikuk para pendukung calon gubernur dan wakil gubernur. Di antara ribuan akun yang terlibat saling Twitwar, ada beberapa yang menggugah kepedulian warga untuk menolong sesama.
(erd/hri)











































