'Sultan' Ibrahim Tajul Suami Marwah Daud Tak Penuhi Panggilan Polisi

'Sultan' Ibrahim Tajul Suami Marwah Daud Tak Penuhi Panggilan Polisi

Rois Jajeli - detikNews
Senin, 17 Okt 2016 13:41 WIB
Sultan Ibrahim Tajul Suami Marwah Daud Tak Penuhi Panggilan Polisi
Marwah Daud (Foto: Rois Jajeli)
Surabaya - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim hari ini berencana memeriksa 10 orang 'Sultan' Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Namun hanya 5 sultan yang hadir untuk diperiksa sebagai saksi.

Dari kelima saksi yang tidak hadir, diantaranya Ibrahim Tajul, suami dari Marwah Daud Ibrahim.

"Agendanya (Ibrahim Tajul-suami Marwah Daud Ibrahim) juga dimintai keterangan sebagai saksi. Tapi tidak hadir. Alasannya kenapa, masih belum saya cek," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di gedung Ditreskrimum, Jalan A Yani, Surabaya, Senin
(17/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng, Marwah Daud Ibrahim mengatakan, suaminya memang rencananya hari ini dimintai keterangan sebagai saksi. Namun, tidak bisa hadir, karena sakit.

"Ya sakit. Sakitnya di sini," kata Marwah sambil menunjukkan pinggangya.

Penyakit yang diderita suaminya itu sudah lama dialami. Katanya, suaminya sakit sejak sebelum kejadian penangkapan guru besar Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

"Sakitnya sejak Agustus lalu sebelum kejadian (penangkapan Taat Pribadi). Sakitnya seperti ada ototnya yang kejepit," tuturnya sambil menambahkan, suaminya untuk berjalan juga susah.

Lalu kapan suaminya itu akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus dugaan penipuan yang dilakukan tersangka Dimas Kanjeng Taat Pribadi?

"Ya belum tahu. Nanti diagendakan lagi oleh penyidik," jelas Marwah kepada wartawan saat rehat untuk melaksanakan salat dzuhur di mushola An Nahl komplek gedung Ditreskrimum Polda Jatim. (roi/Hbb)


Berita Terkait