"Dia cerdas dan kuasai tugas sebagai juru bicara," kata Ahok saat dihubungi detikcom, Minggu (16/10/2016) malam.
Ahok kembali bertemu Sophia pada Jumat (14/10). Saat itu Sophia yang datang ke Balai Kota mengaku berbincang banyak hal untuk menambah pengetahuannya soal Ahok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beliau ingin tahu dan mengenal aku. Supaya bisa tahu pikiran dan tujuan aku," tutur Ahok.
Agar kampanye nantinya efektif, Ahok mewajibkan Sophia Latjuba dan juru bicara lainnya untuk aktif bertanya. Menurut Ahok tak perlu sungkan bila juru bicara tidak menguasai isu seputar perkotaan atau pun hal-hal yang berkaitan dengan Pilkada DKI.
"Prinsip saya semua juru bicara harus nanya hal-hal yang menurut mereka tidak bisa jawab. Atau pernah dengan risau dengan isu atau hal-hal yang buat mereka ragu atau tidak bisa jawab, (mereka) harus nanya ke saya," sambung Ahok.
Sophia sebelumnya memuji kepemimpinan Ahok. Dia berpendapat Jakarta dengan segala permasalahan yang kompleks ini membutuhkan figur pemimpin bertangan besi, bukan pemimpin yang lembek.
Yang paling penting Ahok menurut Sophia sudah membuktikan kinerjanya menjadikan Jakarta lebih baik mulai dari memberantas korupsi di birokrasi, mengatasi banjir, hingga mempercantik Jakarta termasuk membangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).
(fdn/wsn)











































