"Empat orang meninggal dunia, terdapat juga lima orang luka berat dan tiga orang luka ringan," kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh kepada detikcom, Minggu (16/10/2016).
Foto: Dok. Istimewa |
Teguh menyebut insiden itu terjadi pada Sabtu (15/10/2016) sekitar pukul 23.30 WIB di Dusun Afdeling IV Sei Kebara, Desa Torgamba, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labusel. Kedua bus yang bertabrakan yaitu bus Bintang Utara dengan pelat nomor polisi BK 7477 DG dengan bus Medan Jaya berpelat nomor polisi BK 7406 DK.
Saat itu, bus Bintang Utara melaju dari arah Bagan Batu menuju Medan. Sebelum lokasi kejadian, bus itu diduga melesat dengan kecepatan tinggi dan mendahului mobil Toyota Rush berpelat nomor polisi BM 1584 MD.
"Saat mendahului mobil Toyota Rush, bus tersebut tidak memperhatikan bus Medan Jaya yang datang dari arah sebaliknya," ujar Teguh.
Foto: Dok. Istimewa |
Akibatnya, kedua bus tersebut bertabrakan dan mengakibatkan 4 orang meninggal dunia dan 8 orang luka-luka.
"Korban kemudian dibawa ke rumah sakit dan klinik terdekat. Sementara, kedua sopir bus diduga melarikan diri," ucap Teguh.
Polisi yang mengetahui kejadian tersebut kemudian langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penanganan. Proses evakuasi pun berlangsung hingga pagi tadi.
"Petugas kemudian menolong korban baik yang meninggal dunia maupun luka-luka ke rumah sakit terdekat. Untuk sopir bus Medan Jaya sudah ditemukan dan berobat di rumah sakit. Kita juga tengah mencari sopir yang belum ditemukan itu," ucap Teguh. (dhn/dhn)












































Foto: Dok. Istimewa