Elite Golkar Sempat Jadi Korban Delay Imbas Runway Bandara Ngurah Rai

Elite Golkar Sempat Jadi Korban Delay Imbas Runway Bandara Ngurah Rai

Idham Kholid - detikNews
Minggu, 16 Okt 2016 09:42 WIB
Elite Golkar Sempat Jadi Korban Delay Imbas Runway Bandara Ngurah Rai
Para elite Golkar saat di China (Foto: Idham Khalid/detikcom)
Denpasar - Para politisi Partai Golkar sempat menjadi korban penundaan penerbangan (delay) akibat perbaikan di landasan pacu (runway) Bandara Ngurah Rai, Bali. Rombongan Ketua Umum Setya Novanto tertahan di Makassar sepulangnya dari China.

Dijelaskan oleh Ketua DPP Partai Golkar Tantowi Yahya, rombongan Golkar yang pulang dari China adalah dirinya, Novanto, Nurul Arifin, Roem Kono, dan Robert Kardinal. Mereka ini telah selesai menghadiri acara 'The CPC in Dialogue with The World', sekalian pula bersilaturahim dengan elite Komite Sentral Partai Komunis China.

Mereka pulang menggunakan pesawat rute Chong Qing RRC-Hongkong-Denpasar. Namun gara-gara gangguan di Bandara Ngurah Rai Denpasar itu, mereka harus singgah di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi kita dialihkan ke Makassar karena pesawat enggak bisa mendarat. Karena di runway ada lubang cukup besar sehingga membahayakan untuk pendaratan di Denpasar," kata Tantowi saat berbincang, Minggu (16/10/2016).

Mereka menggunakan Maskapai Garuda. Kapten pesawat menjelaskan Makassar menjadi pilihan pengalihan karena Bandara Juanda di Surabaya penuh.

"Sempat satu jam tak boleh keluar pesawat (di Makassar), sekarang sudah sampai di Ngurah Rai Bali," kata Tantowi.

(Baca juga: Delay Akibat Runway Bandara Ngurah Rai Terkelupas Berakhir Usai 2 Jam)

Usai mendarat, Setya Novanto menghubungi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, agar perkara delay ini perlu dibereskan. Soalnya, Bandara Ngurah Rai adalah bandara internasional yang perlu dijaga betul pelayanannya.

"Tadi juga Pak Setya Novanto menelpon Pak Menteri Perhubungan, menyampaikan bahwa hal ini perlu menjadi perhatian," kata Tantowi.

(idh/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads