Delay Akibat Runway Bandara Ngurah Rai Terkelupas Berakhir Usai 2 Jam

Delay Akibat Runway Bandara Ngurah Rai Terkelupas Berakhir Usai 2 Jam

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Sabtu, 15 Okt 2016 23:08 WIB
Delay Akibat Runway Bandara Ngurah Rai Terkelupas Berakhir Usai 2 Jam
Ilustrasi suasana bandara (Foto: Dhani Irawan)
Jakarta - Bandara Ngurah Rai Bali mengalami perbaikan pada bagian landasan pacu (runway) yang terkelupas di beberapa bagian. Meskipun terkelupasnya tidak begitu besar namun berpengaruh bagi lalu lintas penerbangan. Akibatnya, bandara harus ditutup dua jam.

"Penutupan itu pukul 19.30 sampai pukul 21.30 WITA, ini untuk perbaikan landasan yang terkelupas, kalau terkelupasnya tidak bergitu besar tapi berpengaruh. Saya tidak tau besarannya seperti apa, tapi berpengaruh," jelas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang Ervan, saat dihubungi detikcom, Sabtu (15/10/2016).

Penutupan ini berimbas pada beberapa penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali setelah pukul 19.30 WITA. Imbas dari penutupan terebut juga terjadi dari Bandara asal yang akan menuju Bandara Ngurah Rai Bali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jumlah penerbangan yang berimbas saat ini sedang dihitung sama teman-teman di Menara Pengawas. Imbas ke penerbangan sebelum jam 19.30 itu bisa terjadi dari bandara asal yang akan menujuh bandara Ngurah Rai, itu mungkin mereka sudah mempertimbangkan kalau waktu tiba di Bandara Ngurah rai nantinya setelah pukul 19.30. Imbasnya kalau sebelum penutupan pukul 19.30 itu dari bandara asal saja, kalau dari bandara Ngurah Rai tidak, imbasnya setelah penutupan pukul 19.30, dan sekarang sudah beroperasi kembali," jelas Bambang lagi.

Saat ini aktivitas di Bandara Ngurah Rai Bali dikabarkan berangsur normal dan terkendali. Kepadatan penumpang terjadi dikarenakan sejak pukul 19.00 WITA hingga tengah malam ini merupakan waktu padat penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali.

"Penumpang keberangkatan memang jadwal padatnya, jam ini jam-jam padat dari sore jam 7 sampai malam. Semua terkendali," katanya.

(dnu/dnu)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini