Hal tersebut diungkapkan Yasonna saat memberi sambutan di acara ulang tahun ayah Ara, Sabam Sirait, di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (15/10/2016).
"Bang Sabam adalah salah satu guru politik saya, sahabat, guru dan senior saya. Bertanggungjawab membuat saya seperti ini. Mengajarkan konsistensi, ketahahan, dan kelenturan berpolitik. Kadang Ara bertanya sama saya, saya bilang kamu itu harus sedikit lentur," kata Yasonna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Yasonna, Sabam adalah politikus yang rendah hati dan menganggap politik adalah hal yang suci.
"Kita berharap Bang Sabam dapat berumur panjang. Karena suri tauladan yang dapat diberikan oleh beliau. Beliau mengajarkan pada konsistensi dalam berjuang secara politik," tutur Yasonna.
"Saya sendiri mengatakan, (saya) berpengalaman khususnya dalam peranan saya di bidang eksekutif. Banyak kadang berdiskusi makan siang. Meminta pandangan dan pendapat beliau. Saya mengucapkan terima kasih. Atas apa yang abang lakukan untuk bangsa dan negara ini," lanjutnya.
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak hadir di perayaan ulang tahun Sabam ini. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa Mega sedang kunjungan ke sejumlah negara.
"Ibu menitipkan salam dan selamat ulang tahun, karena ibu sedang dalam perjalanan menuju Aljazair. Undangan dari pememrintah Aljazair, mengingat Aljazair merdeka karena perjuangan dari Bung Karno diselundupkan 2 kapal senjata ke sana," ujar Hasto.
"Kemudian ibu ke Prancis untuk memperjuangkan agar Konferensi Asia Afrika seluruh dokumennya seluruh arsipnya menjadi bagian memory of the world," lanjutnya.
(rna/imk)











































