Di tengah-tengah blusukan di pasar, salah seorang pedagang kaki lima (PKL) menanyakan nasib mereka jika Agus menjadi Gubernur DKI. Agus meyakinkan bahwa mereka akan tetap diperhatikan. Dia berjanji akan membuat PKL lebih tertata dan rapi.
"Saya memahami PKL itu sumber kemasyarakatan yang perlu diperhatikan. Untuk perhatian yang baik dengan cara membentuk tempat pemusatan yang baik," kata Agus di pasar tradisional Klender, Jakarta Timur, Sabtu (15/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus memastikan, dia dan pasangannya, Sylviana Murni akan melanjutkan program-program yang pro rakyat. Tidak menutup kemungkinan, program-program yang telah dijalankan Pemprov DKI selama ini akan dilanjutkan.
"Akan melanjutkan program yang pro rakyat. Jangan kuatir kalau saya terpilih saya orang yang rasional. Malah akan kita perbaiki," ujarnya.
Setelah dari pasar, Agus dan Annisa berjalan kaki menuju salah satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terletak di sekitar lokasi tersebut. Di depan puluhan ibu-ibu yang telah menantinya di PAUD, Agus juga menjanjikan untuk memperhatikan nasib mereka.
"Itu (PAUD) juga tentu menjadi perhatian kita. Istri saya ini ahlinya PAUD, istri saya sudah lama berkecimpung dalam yayasan sosial yang membina anak-anak," terang Agus.
Foto: Ibnu Hariyanto/detikcomAgus di pasar tradisional Klender |
Tak lama kemudian, mereka bergeser ke Majelis Taklim (MT) Al Istiqomah Klender yang tak jauh dari PAUD. Agus dan Annisa disambut oleh puluhan anak-anak yatim piatu. Agus meminta doa kepada pimpinan MT Al Istiqomah, Abdul Rozak agar diberi kelancaran dalam pencalonan diri sebagai Gubenur DKI Jakarta.
"Mas Agus harus punya akhlak yang baik, yang santun sebagai gubenur yang dekat sama ulama dan masyarakat," kata Abdul. (khf/trw)











































Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom