Ini Penjelasan Lion Air Penyebab Delay 5 Jam di Bandara Ngurah Rai

Ini Penjelasan Lion Air Penyebab Delay 5 Jam di Bandara Ngurah Rai

Rini Friastuti - detikNews
Jumat, 14 Okt 2016 20:11 WIB
Ini Penjelasan Lion Air Penyebab Delay 5 Jam di Bandara Ngurah Rai
Foto: Indraswara/pembaca detikcom
Jakarta - Penumpang maskapai Lion Air tujuan Bali-Lombok mengeluh karena mengalami delay selama hampir 5 jam di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Apa penjelasan Lion Air?

Humas Lion Air Andy M Saladi mengatakan, delay tersebut terjadi akibat adanya perbaikan ujung runway di Bandara Ngurah Rai yang terkelupas. Akibat perbaikan tersebut, jalur keluar-masuk pesawat sempat tersendat.

"Memang gara-gara penutupan runway tadi traffic memang agak riweuh ya. Begitu tadi (runway) dibuka, akan ada delay-delay karena traffic masuk dan keluar," ujar Andy saat dikonfirmasi detikcom lewat telepon, Jumat (14/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat perbaikan itu, lanjut Andy, dia sudah memperkirakan adanya keterlambatan keberangkatan dan kedatangan. Karena itu, dia berharap penumpang sabar menunggu hingga jadwal penerbangan kembali normal.

"Memang ada beberapa pesawat kita yang mengalami keterlambatan untuk menuju ke Denpasar, namun harus saya cek lagi flight number pesawat yang delay tersebut. Saat ini kami usahakan semua jadwal dapat segera diberangkatkan," kata Andy.

Detikcom kembali menghubungi Indraswara, penumpang Lion Air tujuan Bali-Lombok keberangkatan pukul 15.00 WITA yang mengalami delay. Pukul 20.50 WITA, Indraswara mengatakan pesawatnya akan segera diberangkatkan.

"Pesawat sudah mau berangkat. Saat ini saya sudah mau naik pesawat, pukul 20.50 WITA," ujarnya.

Baca juga: Runway Bandara Ngurah Rai Diperbaiki, Lion Air Tujuan Bali-Lombok Delay 5 Jam

Tadi pagi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memang ditutup sementara menyusul terjadinya pengelupasan pada ujung runway. Akibat kejadian ini beberapa penerbangan dari dan ke Bali mengalami penundaan. Untuk penerbangan domestik ke Bali pesawat yang tertunda sebanyak 24 buah, sementara penerbangan dari Bali yang tertunda 21 buah.

(rni/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads