"Kami sudah punya online. Tidak ada lagi pertemuan bawah meja, tapi beberapa tempat seperti Lapas masih kita temukan. Kita nanti akan ajukan supaya ngurus-ngurus pakai online. Akhir bulan ini nanti kita launch semua," ujar Laoly di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (14/10/2016).
(Baca juga: Hindari Pungli, Menkum HAM: Pelayanan Publik Harus Online)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini komitmen kita bersama, kalau pegawai tidak mau silakan geser, out. Kita perbaiki terus," sambungnya.
Presiden Joko Widodo sudah membentuk tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) yang dipimpin Menko Polhukam Wiranto. Tugas awal tim Saber Pungli adalah menginventarisasi persoalan di kementerian/lembaga termasuk BUMN yang memiliki fungsi pelayanan publik.
(fdn/fdn)










































