"Enggak lah (dukungan Djan upaya mendekatkan diri ke Jokowi), karena teman aja dari lama. Udah sering instagram sama saya, teman aja," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jalarta Pusat, Jumat (14/10/2016).
Menurut Ahok, Djan memang sudah sejak lama menyatakan akan mendukung dirinya pada Pilgub DKI 2017. Sehingga dia tidak heran jika tiba-tiba Djan mendukungnya sementara PPP telah menyatakan mendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.
Mantan Bupati Belitung Timur ini tak tahu apakah Djan akan menambah formasi timses. Ahok mengaku tak memusingkan urusan timses, karena mereka telah bergerak sendiri tanpa biaya dari dirinya.
"Saya enggak tahu, mau timses tambah berapa karena mereka keluar biaya sendiri, bergerak sendiri. Kan saya maunya gratisan. Survei baca di koran kalian aja. Gampang kan?" ujarnya.
Sebelumnya, Sekjen PPP kubu Djan, Dimyati Natakusumah tak menampik jika dukungan PPP kubu Djan Faridz ke Ahok untuk menarik perhatian Presiden Joko Widodo. Saat Pilpres 2014 silam, Djan berdiri di Koalisi Merah Putih (KMP) yang berseberangan dengan Jokowi.
"Siapa sih yang tak ingin mendapat perhatian Pak Presiden. Munafik namanya," ucap Dimyati saat dihubungi detikcom, Rabu (12/10/2016).
(kff/imk)











































