"Jika ada pengakuan seperti itu maka ibarat dalam suatu proses, pengakuan itu merupakan bukti sempurna bahwa tujuan politiknya kubu Djan Faridz adalah merebut kekuasaan di PPP dengan menghalalkan segala cara. Padahal memegang kekuasaan di manapun termasuk menjadi seharusnya dipandang sebagai amanah," kata Arsul melalui pesan singkat, Jumat (14/10/2016).
Menurutnya, apa yang dilakukan kubu Djan mencari simpati pemerintah untuk diakui tidak tepat. Seharusnya, kata Arsul, kubu Djan mencari perhatian ke dalam internal PPP terlebih dahulu jika kepengurusannya ingin diakui.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Djan Faridz jika ingin mengendalikan PPP seharusnya mencari perhatian dan simpati baik pemangku kepentingan struktural maupun kultural PPP, bukan dengan cara mencari muka kepada pihak lain maupun pemerintah," sambung dia.
Arsul menambahkan, Djan Faridz telah merusak citra PPP melalui manuver-manuvernya.
"Lebih jauh sebagai orang yang belum pernah berkiprah di PPP, Djan Faridz dan beberapa orang baru pendukungnya seperti Humphrey Djemat dan Triana Seroja agar memahami dulu kultur kepartaian yang ada di PPP. Menginginkan kekuasaan itu sah-sah saja tetapi harus sesuai dengan 6 prinsip perjuangan PPP, tidak menghalalkan segala cara yang merusak PPP sebagai sebuah nidhom (organisasi)," paparnya.
Sebelumnya, Sekjen PPP kubu Djan, Dimyati Natakusumah tak menampik jika dukungan PPP kubu Djan Faridz ke Ahok untuk menarik perhatian Presiden Joko Widodo. Saat Pilpres 2014 silam, Djan berdiri di Koalisi Merah Putih (KMP) yang berseberangan dengan Jokowi.
"Siapa sih yang tak ingin mendapat perhatian Pak Presiden. Munafik namanya," ucap Dimyati saat dihubungi detikcom, Rabu (12/10/2016).
Menurut Dimyati, Ahok dan Jokowi merupakan sahabat PPP sejak lama. Ia juga menegaskan, memilih gubernur untuk memimpin ibu kota jangan asal pilih.
"Ini kan memilih gubernur bukan memilih imam masjid atau ketua PPP. Apalagi metropolitan. Kalau perlu PM Singapura jadi gubernur Jakarta supaya tertata rapi, dan tidak macet," tuturnya (wsn/imk)











































