Raja Thailand Mangkat, Kemlu: ASEAN dan Dunia Merasa Kehilangan

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Kamis, 13 Okt 2016 21:17 WIB
Foto: REUTERS/Damir Sagolj/File Photo
Jakarta - Raja Thailand Bhumibol Adulyadej meninggal dunia di rumah sakit dalam usia 88 tahun. Kementerian Luar Negeri pun menyampaikan belasungkawa.

"Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Raja Thailand Yang Mulia Raja Bhumibol Adulyadej di Bangkok pada hari Kamis tanggal 13 Oktober 2016," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir dalam rilis resminya, Rabu (13/10/2016).

Kemlu menilai wafatnya Raja Bhumibol Adulyadej membuat semuanya berduka. Tidak cuma rakyat Thailand namun juga dunia.

"ASEAN dan dunia akan merasa kehilangan dengan berpulangnya Raja Bhumibol Adulyadej yang sangat dihormati dan dicintai rakyatnya," lanjutnya.

Indonesia, lanjut Kemlu mendoakan agar Raja Bhumibol Adulyadej diberikan kedamaian. Serta keluarga kerajaan yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi duka ini.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo juga menyampaikan belasungkawa. Jokowi menilai mendiang Raja Bhumibol sebagai sosok yang sederhana.

Dia merupakan salah satu raja yang dekat dengan rakyatnya. "Saya sampaikan duka cita yang dalam atas meninggalnya Raja Bhumibol. Dunia kehilangan pemimpin yang dekat dengan rakyatnya yang membawa persatuan dan kesatuan," tutur Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (13/10/2016).

"Kesederhanaan Raja Bhumibol dan perhatiannya kepada rakyat patut kita teladani," ungkap Jokowi. (yds/rjo)