Pertemuan itu digelar di Yozhou Guesthouse, Chong Qing City, China, Kamis (13/10/2016) sore waktu setempat, di sela Acara bertajuk 'The CPC In Dialogue With The World 2016' yang dihelat hingga Sabtu (15/10/2016) depan.
Dalam kesempatan ini, Novanto didampingi jajarannya seperti Ketua Bidang kebudayaan Golkar Tantowi Yahya, Bendahara Umum Golkar Robert Kardinal, Ketua Kordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Golkar Roemkono, dan Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Nurul Arifin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedatangan ke sini bisa membuktikan kita berusaha untuk meningkatkan hubungan antara PKT dengan Golkar, melalui pertemuan ini kita bisa bertukar-pikaran untuk meningkatkan hubungan kedua negara," sambungnya.
Sementara itu, Setnov juga menyampaikan terimakasih atas undangan terhadap Golkar dalam acara The Party and The World Dialogue ini. Acara ini diharapkan akan memberikan sesuatu yang baik dan kesempatan untuk bisa membicarakan isu-isu strategis khususnya kepada negara-negara yang diundang.
![]() |
"Dan kami yakin dalam forum ini akan menghasilkan berbagai kesepahaman dan koordinasi penting dalam rangka kemajuan ekonomi yang akan bermuara pada kesejahteraan di banyak negara di dunia," ujar Setnov.
Usai pertemuan, Ketua Bidang Kebudayaan Golkar Tantowi Yahya mengatakan ada beberapa hal yang disampaikan Song Tao dalam pertemuan tersebut.Yaitu, Song Tao menekankan bahwa Indonesia dan Cina memiliki banyak memiliki perspektif kesamaan, sama-sama anggota G20 yang mana menjadi platform kesamaan dalam cara memandang perekonomian dunia.
"Mr. Tao juga tadi melihat kesamaan antara Partai Golkar dan PKT, sama-sama partai tertua dan berpengalaman yang akan tentu saja banyak berkontribusi bagi kemajuan di masing-masing negara," ujar Tantowi.
Hal lain yang menjadi penekanan Tao adalah, parpol didorong untuk berpartisipasi aktif dalam kemajuan ekonomi di masing-masing negara. Sebab kemajuan ekonomi bukan hanya domain pihak eksekutif, tapi juga domain dari partai politik.
"Song Tao sebagai petinggi dari Partai Komunis Tiongkok ini, mengajak Partai Golkar untuk bersama-sama membangun perekonomian yang berkeadilan," ujarnya.
"Kemudian, dia (Song Tao) mengakui bahwa hubungan ekonomi kedua negara yang semakin membaik itu dampak langsung dari hubungan politik kedua negara yang juga membaik," tandasnya. (idh/Hbb)












































