WN Malaysia ini Datangi Padepokan Dimas Kanjeng, Sebut Cucu Belum Kembali

WN Malaysia ini Datangi Padepokan Dimas Kanjeng, Sebut Cucu Belum Kembali

M Rofiq - detikNews
Kamis, 13 Okt 2016 11:35 WIB
WN Malaysia ini Datangi Padepokan Dimas Kanjeng, Sebut Cucu Belum Kembali
Muhammad bin Jafar, WN Malaysia yang mencari kerabat di Padepokan Dimas Kanjeng (Foto: M Rofiq/detikcom)
Probolinggo - Tak cuma orang dari berbagai daerah di Indonesia, orang asing ikut waswas terhadap keberadaan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Seperti dialami WN Malaysia, Muhammad bin Jafar. Dia datang ke padepokan hari ini.

Jafar mengaku datang karena cucunya belum kembali. Dia ingin memastikan kondisi cucunya baik-baik saja. Namun sayang, dia dan sejumlah orang dilarang masuk ke padepokan oleh polisi.

"Dia (Dimas Kanjeng Taat Pribadi) di Malaysia, tidak dikenal sebagai pengganda uang, melainkan ajaran sesat," kata Jafar di luar padepokan, Desa Gading Wetan, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Kamis (14/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Foto: M Rofiq/detikcomFoto: M Rofiq/detikcom

"Saya tidak tahu benar atau tidak (ajaran Dimas Kanjeng sesat), makanya saya datang ke sini untuk memastikan," tambahnya.

Polisi menyarankan orang yang mencari kerabat untuk datang ke kantor kecamatan setempat. Data di kecamatan, Rabu (11/10), jumlah pengikut yang masih bertahan di padepokan sebanyak 212 orang.

Foto: M Rofiq/detikcomFoto: M Rofiq/detikcom
(bdh/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads