Mendagri: Masih Ada 9 Juta Penduduk yang Belum Rekam Data e-KTP

Mendagri: Masih Ada 9 Juta Penduduk yang Belum Rekam Data e-KTP

Edzan Rahardjo - detikNews
Kamis, 13 Okt 2016 00:20 WIB
Mendagri: Masih Ada 9 Juta Penduduk yang Belum Rekam Data e-KTP
Mendagri Tjahjo Kumolo (Foto: Lamhot Aritonang)
Yogyakarta - Masih banyak warga negara Indonesia yang belum melakukan perekaman data e-KTP. Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah proaktif dengan program jemput bola.

Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, dari 254 juta penduduk yang wajib mempunyai KTP seharusnya sudah mendekati 183 juta penduduk yang ber-KTP. Pada awal 2016, masih ada lebih kurang 22 juta penduduk belum merekam data. Kini angkanya sudah mulai menyusut.

"Per hari ini dari 22 juta sudah menyusut tinggal lebih kurang 9 juta penduduk yang belum merekam data dengan baik. Kita harapkan paling lambat pertengahan tahun depan yang 9 juta ini sudah rekam datanya," kata Tjahjo pada acara 'Rapat Koordinasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2016' di Hotel Inna Garuda, Jl Malioboro, Yogyakarta, Rabu (12/10/2016) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk jangka pendek, mulai Oktober sampai Januari 2017, perekaman data e-KTP difokuskan di 101 daerah yang melaksanakan Pilkada serentak. Bagi yang sudah melakukan perekaman namun belum mendapat e-KTP maka akan diberikan surat pengantar untuk menggunakan hak pilihnya.

Sebanyak 101 daerah ini diminta melakukan program jemput bola. Tjahjo mengatakan bahwa sampai saat ini kabupaten/kota yang membuat program jemput bola belum mencapai 20 persen.

Tjahjo menargetkan dalam 2 bulan lagi sudah tercetak sebanyak 17,5 juta e KTP. Pada 2017, ditargetkan setiap kecamatan sudah bisa melakukan perekaman.

(imk/imk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads