"Nanti kita selusuri. Kita temukan ada beberapa aset di beberapa kota dan kemudian tidak sesuai dengan profilnya. Nanti kita jelaskan (asetnya)," terang Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochammad Iriawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (12/10/2016).
Selain menelusuri aset yang dimiliki, polisi juga tengah berkoordinasi dengan pihak bank untuk membuka aliran dana akumulasi senilai Rp 1 miliar pada buku tabungan yang disita dari tersangka Meizi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iriawan memastikan, bahwa rekening Rp 1 miliar yang tersimpan dalam 8 buah buku tabungan tersebut adalah rekening penampungan Meizi.
"Iya (rekening penampungan-red). (Atas nama) namanya orang lain tapi ada di meja saudara Meizi di lantai 12. Tapi namanya bukan dia, melainkan ada namanya Wawan dan orang lain juga," paparnya.
Selain 8 buah buku tabungan, polisi dalam operasi tangkap tangan (OTT), Selasa 11 Oktober kemarin itu juga menyita uang sebesar Rp 60 juta dari tersangka Meizi. (mei/Hbb)










































