Agus-Sylvi Tak Akan Bungkam Seperti Ahok

Panasnya Pilgub DKI

Agus-Sylvi Tak Akan Bungkam Seperti Ahok

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Rabu, 12 Okt 2016 16:16 WIB
Agus-Sylvi Tak Akan Bungkam Seperti Ahok
Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni (Foto: Hasan Alhabshy)
Jakarta - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri diisukan meminta calon petahana gubernur Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) untuk puasa bicara selama Pilgub DKI 2017. Namun hal itu tidak berlaku bagi pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni.

Menurut Juru Bicara Timses Agus-Sylvi, Richo Rustombi pasangan yang diusung Partai Demokrat, PPP, PAN, dan PKB itu tidak akan puasa bicara. Richo menegaskan Agus-Sylvi akan seperti biasa bila diwawancara.

"Tentunya tidak ya. Statement Ketum PDIP untuk puasa bicara Ahok itu mungkin untuk surat Al Maidah. Tentu mungkin situasinya tidak menguntungkan untuk pihak Ahok," kata Rico Rustombi saat dihubungi lewat telepon, Rabu (12/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kami itu ngomong-ngomong saja. Dari sisi Agus kita memang akan berjalan seperti biasa. Kalau doorstop ya doorstop namun sewajarnya," lanjutnya.

Sementara itu, senada dengan Agus-Sylvi, bakal cagub dan cawagub Anies Baswedan-Sandiaga Uno menyebut tak pernah ada perintah dari partai untuk melakukan hal yang sama dengan Ahok. Fadli menambahkan, justru Anies-Sandi akan lebih banyak berbicara ke publik untuk mensosialisaskkan program.

"Mereka kan orang-orang yang piawai bicara di publik, kita enggak ada yang seperti itu. Justru harus mereka lebih banyak bicara apa yang jadi visi-misi dan program mereka," ujar Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10/2016).

Diberitakan sebelumnya, polemik soal Al Maidah ayat 51 rasanya Ahok selalu merespons setiap ditanya soal dinamika Pilgub DKI. Tak jarang ia melontarkan kalimat-kalimat sindiran ke pasangan cagub cawagub DKI lainnya. Namun kini Ahok benar-benar jadi pendiam, ia tak lagi mau bicara saat ditanya soal Pilgub DKI.

Ditanya soal sikapnya yang terasa berbeda itu, Ahok menampik itu adalah perintah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. "Enggak lah. Bu Mega ngomong, cuma hati-hati aja," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (12/10). (yds/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads