"Sebelum kejadian saya tidak mendapat firasat apapun," kata Jessica saat membacakan nota pembelaan di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Rabu (12/10/2016).
Pertemuan di Kafe Olivier itu menurut Jessica hanya untuk melepas kangen bersama dengan para sahabatnya. Tidak ada niat sedikit pun untuk membunuh sahabatnya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jessica, Mirna adalah teman yang baik, humoris dan ramah. "Dia humoris, kreatif dan pandai," kata Jessica.
Jessica mengaku tidak menyesal mengenal Mirna. Meski pada akhirnya karena mengenal Mirna, Jessica harus merasakan hidup di sel tahanan.
"Saya tidak menyesal mengenal Mirna dan dia selamanya akan hidup di hati saya sebagai teman yang baik," kata Jessica sambil air mata.
(slm/rvk)











































