Dukung Ahok, Organisasi Ini Minta Jangan Mainkan Isu SARA

Dukung Ahok, Organisasi Ini Minta Jangan Mainkan Isu SARA

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 12 Okt 2016 15:49 WIB
Dukung Ahok, Organisasi Ini Minta Jangan Mainkan Isu SARA
Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom
Jakarta - Jaringan Swadaya Warga Jakarta Raya (Jawara) menyatakan dukungannya kepada pasangan bakal calon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Jawara prihatin dengan propaganda SARA yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

"Belakangan ini situasi pilkada mulai cukup mencemaskan karena proses demokrasi yang seharusnya asyik-asyik aja jadi mencemaskan rakyat terkait dengan adanya isu agama dan kelompok. Kami Jawara meminta seluruh warga menjaga harmoni yang sudah ada, jujur, sebagaimana yang dilakukan Pak Ahok ada banyak prestasi yang sudah dirasakan oleh rakyat," tandas Ketua Umum Jawara Mulyadi Guntur di Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2016).

Guntur kemudian mengapresiasi permintaan maaf Ahok yang menyinggung soal surat Al Maidah 51. Menurutnya sikap kenegarawanan Ahok terlihat ketika mengakui kesalahannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nobody is perfect. Beliau sebagai laki-laki sudah menyatakan minta maaf, sebagai bangsa Pancasila ya dimaafkan. Soal proses hukum ya biarkan berjalan," sambungnya.

"Bagi kami ketika pemimpin sudah minta maaf artinya sudah menyadari kesalahannya. Kami memberikan masukan supaya lebih Santun. Rakyat ini sudah capek kita bicara-bicara, kita mundur jauh ke belakang kalau bahas isu SARA," jelas dia.

Jawara menilai isu SARA seharusnya dihindari. Mereka pun akan turun ke masyarakat untuk mencegah gesekan akibat isu ini.

"Jawara melihat ini propaganda isu yang memecah. Kami akan turun ke bawah sambil mengawal program yang sudah berjalan. Harapan masyarakat kan sederhana supaya anaknya bisa sekolah, lingkungannya bersih, orang sakit bisa ditangani kan begitu. Kalau Isu SARA itu kan kalangan elite saja," katanya.

Sebagai salah satu tim pendukung pasangan gubernur Jokowi-Ahok, Jawara mantap mengusung Ahok sebagai gubernur DKI 2017-2022. Mereka berjanji akan selalu memberikan masukan kepada Ahok.

"Harapannya Ahok akan lebih santun lagi. Mudah-mudahan kita terbiasa lebih tegas, disiplin, tidak lagi ada pungli-pungli. Walaupun dalam pelaksanaannya belum sempurna karena 2,5 tahun, mudah-mudahan 5 tahun ke depan DKI sama dengan kota besar di dunia," tutupnya. (ams/erd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini