"Aya-aya wae (Ada-ada saja)," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Fayakhun Andriadi, saat berbincang, Rabu (12/10/2016).
Postingan Instagram ustaz Yusuf Mansur (Instagram/yusufmansurnew) |
Fayakhun menilai memang begitulah tampang Nusron Wahid. Itu adalah karakter fisik yang tak perlu diperdebatkan, dikomplain, atau disikapi dengan kesedihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Baca juga: Bahas Nusron, Yusuf Mansur: Jangan Ditiru Melotot-melotot ke Ulama)
Setiap orang punya gaya dalam berbicara. Namun yang terpenting adalah materi yang disampaikan dalam pembicaraan.
"Ada orang yang mukanya senyum terus, masa disuruh cemberut? Ada yang 'tampang ngantuk' misalnya, lalu mau dikomplain?" kata Fayakhun.
Fayakhun mengenal Nusron sebagai orang dengan gaya bicara yang demikian. "Bicara sama Ketua Umum Golkar juga seperti itu. Bicara sama temannya, sama saya, ya seperti itu. Santai saja. Itu biasa," tuturnya.
(Baca juga: Nusron ke Yusuf Mansur: Saya Tidak Melotot ke Ulama, Beginilah Wajah Saya) (dnu/hri)












































Postingan Instagram ustaz Yusuf Mansur (Instagram/yusufmansurnew)