Kader Muda Golkar: Dukungan untuk Ahok Bisa Merugikan Partai

Kader Muda Golkar: Dukungan untuk Ahok Bisa Merugikan Partai

Erwin Dariyanto - detikNews
Rabu, 12 Okt 2016 14:22 WIB
Kader Muda Golkar: Dukungan untuk Ahok Bisa Merugikan Partai
Foto: Natharina Riris Michico/detikcom
Jakarta - Dukungan kader Partai Golongan Karya terhadap calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mulai goyah. Sejumlah kader partai berlambang pohon beringin itu mendesak Golkar menarik dukungan untuk Ahok.

Pada Senin kemarin Ketua Departemen Bidang Energi dan Energi Terbarukan, Dedy Arianto mundur dari kepengurusan Golkar karena menolak mendukung Ahok. Sehari kemudian Sekretaris Bidang Media dan Opini Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Aisyah Ulfa Syafii menyerukan hal serupa.

Kini giliran politisi muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia yang mendesak agar partainya menarik dukungan untuk Ahok. Menurut Doli, selama ini Ahok banyak mengeluarkan pernyataan-pernyataan blunder yang bisa merugikan Partai Golkar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terakhir adalah terkait Ahok yang mengutip surat Al Maidah ayat 51 yang menimbulkan polemik. Bahkan Majelis Ulama Indonesia sampai mengeluarkan fatwa terkait sikap Ahok tersebut. Menurut MUI, Ahok telah menghina Alquran dan menghina ulama.

Atas dasar itulah, Doli mendesak Golkar menarik dukungan untuk Ahok. "Saya sebagai kader Golkar sekali lagi meminta dengan hormat dan kesadaran penuh kepada DPP Partai Golkar untuk mencabut dukungannya kepada saudara Ahok pada Pilgub DKI," kata
Doli kepada wartawan, Rabu (12/10/2016).

"Jangankan bicara ada manfaatnya, bahkan saat ini sangat bisa merugikan partai. Apa untungnya Golkar berada di depan melindungi (Ahok) orang yang terang-terangan sudah melakukan penistaan agama dan menjadi sorotan serta amarah publik,"
tambah Doli.

Menurut Doli, sudah saatnya Dewan Pembina dan Dewan Kehormatan segera rapat, membuat sikap dan memberikan saran serta pertimbangan kepada DPP. Dewan Pembina dan Dewan Kehormatan bertugas memberikan pertimbangan terutama yang terkait dengan hal normatif dan etis.

"Dewan Pembina juga penting memberikan pertimbangan politis makro strategis kepada DPP, terkait dampak negatif bila Golkar
tetap mendukung Ahok," kata Doli.

Doli menyebut menguatnya desakkan dari kader internal agar Golkar menarik dukungan untuk Ahok ini harus disikapi serius oleh pengurus pusat. (erd/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini