Buntut Perseteruan Partai, Kantor DPP PPP Dibuka Paksa

Buntut Perseteruan Partai, Kantor DPP PPP Dibuka Paksa

- detikNews
Jumat, 01 Apr 2005 15:34 WIB
Jakarta - Buntut dari perseteruan di tubuh Partai Persatuan Pembangunan, puluhan massa Gerakan Pemuda Kabah (GPK) dan beberapa pengurus partai membuka paksa kantor PPP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.Aksi berlangsung singkat. Sekitar pukul 13.30 Wib puluhan massa GPK dan beberapa pengurus PPP yang dipecat oleh PHP PPP mendatangi kantor DPP PPP. Mereka berencana mengadakan rapat di kantor tersebut. "Kami sebelumnya sudah ijin untuk mengadakan rapat dan menggunakan kantor DPP PPP, dan telah disetujui," kata mantan Wakil Sekjen PPP Imron Pangkapi kepada wartawan di kantor DPP PPP Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2005).Namun, sampai di depan kantor PPP mereka mengaku kaget karena semua pintu masuk terkunci. Baik pintu gerbang maupun pintu gedung tidak ada yang buka sama sekali. Akhirnya sekitar 20 orang mantan pengurus dan pengurus GPK membuka paksa pintu gerbang kantor DPP PPP, dengan mencongkel gempok pintu samping .Setelah itu, mereka juga membongkar paksa pintu gedung DPP PPP yang terkunci rapat. Tak ada satupun staff karyawan kantor yang tampak."Saya gak tahu siapa yang mengunci, mungkin mungkin karyawan sekretariat, mungkin disuruh atasanya Hamzah Haz," ujar Imron Pangkapi.Kasus ini tak lepas dari buntut konflik internal partai setelah 5 orang pengurus harian dipecat. Diantaranya Andi Ghalib, Zarkasih Noer, Suryadharma Ali, Imron Pangkapi, dan Lukman Hakim Syaifudin. (jon/)


Berita Terkait