Kini Prabowo yang merupakan Ketum Gerindra justru mengusung Anies di kontestasi politik DKI. Padahal sebelumnya Prabowo sudah memilih Sandiaga Uno, yang kini dijadikan bakal cawagub dari Anies.
Prabowo sadar bahwa ada yang mengungkit soal perseteruan saat Pilpres 2014. Terlebih dulu posisi Anies adalah sebagai garda terdepan pemenangan Jokowi-JK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Prabowo sudah bukan saatnya untuk melihat ke belakang. Pembangunan harus disertai dengan pandangan ke depan.
"Pak Anies pun kita minta saat last moment, lalu ada yang membahas masa lalu, itu tidak ada masalah. Dalam arti kebangsaan, tidak ada masalah perbedaan, katakanlah perselisihan dan pertikaian," imbuh Prabowo.
Gerindra mengusung Anies dan Sandiaga bersama dengan PKS. Prabowo juga menyebut PKS berhati besar karena ikut mengusung Anies.
"Mari kita berbuat yang baik bagi DKI dan bangsa. Kita harus mendengar dan menangkap hati rakyat. Tidak perlu caci maki orang, kita ingin kampanye yang positif, kebaikan, dan rasional. Rakyat kita tidak bisa dibohongi. Anies dan Sandi, selamat berjuang," pungkas Prabowo. (bag/bag)











































