Suara PDIP Diprediksi Tersisa 12% di Pemilu 2009

Suara PDIP Diprediksi Tersisa 12% di Pemilu 2009

- detikNews
Jumat, 01 Apr 2005 15:29 WIB
Jakarta - Kader PDIP yang kini berniat mundur dari PDIP Sophan Sophiaan memperkirakan suara PDIP pada tahun 2009 akan semakin anjlok. Dalam hitungan kasar Sophan, PDIP hanya akan mampu meraup 12% suara pada Pemilu 2009. Menurut Sophan, makin terpuruknya PDIP, karena partai ini tidak mau berubah. "Publik bisa melihat seperti apa demokrasi di tubuh PDIP. Harapan mereka terhadap PDIP pupus sudah," kata Sophan kepada detikcom, Jumat (1/4/2005). PDIP tidak bisa hanya bergantung pada anggota PDIP dalam Pemilu 2009. "Partai itu milik publik. Mengapa PDIP bisa mendapatkan 38 suara pada 1999, itu karena publik. Kalau hanya mendasarkan pada anggota, jumlahnya tidak lebih dari 10 juta," kata dia. Saat ini, kata dia, publik bisa melihat bagaimana hasil kongres PDIP. "Di kongres telah terjadi pemaksaan kehendak. Publik bisa melihat PDIP tidak berubah dari 1999-2005, bahkan lebih tidak demokratis. Bisa-bisa, nantinya partai juga akan memaksakan kehendak kepada publik," ungkapnya. Tren pendapatan suara PDIP, kata Sophan, mengalami penurunan. "Tahun 1999, PDIP mendapatkan 38 suara. Lima tahun berjalan, masyarakat sudah bisa melihat bahwa PDIP mengabaikan aspirasi rakyat. Karena itu, tahun 2004, perolehan suara PDIP turun menjadi 18,5 persen. Dan keadaan PDIP saat ini makin parah, sehingga saya perkirakan suara PDIP tinggal 12 persen saja di tahun 2009," kata Sophan. Karena itu, kata dia, PDIP harus berjuang ekstra keras untuk mempertahankan perolehan suara Pemilu 2004 di Pemilu 2009 nanti. "Tapi, saya melihat pada 2004-2009, Mega tidak ada perubahan. Karena itu, PDIP sakan makin terpuruk," ujarnya. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads