Voting digelar di ruang rapat Paripurna DPD, Nusantara V Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/10/2016).
Pemimpin sidang adalah Farouk Muhammad, didampingi GKR Hemas. Keduanya adalah Wakil Ketua DPD RI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat penyampaian visi misi, ada satu dari 12 calon yang mundur, yakni Asmawati dari Sumatera Selatan. Suara yang terhitung total ada 117.
1. Fachrul Rozi (aceh) 1
2. Parlindungan Purba (Sumut) 21
3. Novi Chandra (Sumbar) 4
4. Intsiawati Ayus (Riau) 4
5. Abdul Gafar Usman (Riau) 2
6. Hardi Slamet Hut (Kepri) 9
7. M Syukur (Jambi) 7
8. Ahmad Kannedy (Bengkulu) 1
9. Mohamad Saleh (Bengkulu) 59
10. Asmawati (Sumsel) mundur
11. Hudarni Rani (Babel) 3
12. Andi Surya (Lampung) 5
Abstain: 1
Total: 117
Selanjutnya, jelang penentuan pemilihan Ketua DPD RI pengganti Irman yang dicokok KPK, pimpinan sidang diganti oleh senator termuda dan tertua, yakni Maimanah Umar selaku senator Riau kelahiran 1937 dan Riri Damayanti asal Bengkulu kelahiran 1990.
Pemilihan kemudian digelar lewat voting pula, karena upaya musyawarah tak tercapai. Calon Ketua DPD RI ada tiga, yakni Saleh, GKR Hemas, dan Farouk Muhammad. (dnu/fdn)











































