"Lumayan alhamdulillah ternyata masih ada rezekinya di balik musibah bencana alam, penghasilan saya dari hari kemarin dan sekarang cukup meningkat," ujar Sudirman salah satu tukang ojek pangkalan Ciraten kepada detikcom, Selasa (11/10/2016).
Dalam sehari Sudirman bisa menarik empat sampai lima penumpang. Kebanyakan yang menggunakan jasanya adalah wisatawan yang akan menuju lokasi wisata Pantai Pangandaran. Tarifnya Rp 25 ribu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jarak dari Jembatan Putrapinggan menuju lokasi wisata pantai ditempuh sejauh 5 kilometer. Jalannya juga harus memutar menyisir sisi kawasan Sungai Ciputrapinggan.
"Harus muter kan lewat jembatan sudah tidak bisa karena sedang diperbaiki sekarang. Jadi lewat ke desa dulu lewat sisi sungai," jelasnya.
Di lokasi tempat Sudirman mangkal ada sekitar 10 tukang ojek. Penghasilan Sudirman bersama teman-temannya tak berbeda jauh. Hasil ngojeknya dalam dalam sehari pasca jembatan amblas bisa mencapai Rp 200 ribu.
"Biasanya tidak segitu paling juga Rp 60 ribu paling gede. Bersihnya sih Rp 150 ribu lah buat orang rumah, sebagian kan dipakai makan, bensin, sama kebutuhan selama ngojek," ungkapnya.
Para pengunjung kawasan wisata yang membawa kendaraan pribadi kendaraan roda empat, harus menyimpan kendaraannya di pinggir Jalan Putrapinggan. Sisa perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan jasa ojek.
"Di sini yang mau ke pantai ada ojek, nanti yang mau pulang dari pantai ke sini juga ada jasa ojek di sana," kata dia. (ern/ern)










































